Sultan Haikal Pemuda cuma lulusan Smp Menjadi Hacker Ribuan Website besar

oleh -51 views
Sultan Haikal Pemuda cuma lulusan Smp Menjadi Hacker Ribuan Website besar
Sultan Haikal Pemuda cuma lulusan Smp Menjadi Hacker Ribuan Website besar

Sultan Haikal Pemuda cuma lulusan Smp Menjadi Hacker Ribuan Website besar

Indostarmedia.com-Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri, KomBes Martinus Sitompul, mengutarakan tersangka pelaku peretas dari situs penjualan tiket secara online, Sultan Haikal, diketahui adalah pemuda yang sangat tertutup. Dia juga jarang bergaul bersama orang lain.

“Waktu dilakukan penangkapan orang terlihat sangat kaget, dia cuma lulusan SMP namun berhasil membobol ribuan website,” kata Martin di kantornya, yakni Markas Besar Polri, Trunojoyo Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 7 April 2017.

Martin juga menerangkan pihak Polri berusaha untuk merangkul para hacker-hacker yang sudah ada. Namun khusus buat kasus ini, menurut dia, lantaran Haikal sudah melakukan sebuah pelanggaran hukum atau telah melakukan kejahatan, maka pihak kepolisian akan mengedepankan proses hukuman buat dia. Untuk bisa mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.

“Baru sesudah itu kami dari pihak kepolisian akan melakukan komunikasi, bisa dibilangbuat merekrut untuk menjadi ahli didalam membantu proses penegakan hukum,” katanya. “Namun sesudah dia selesai menjalani hukuman.” masalah pembinaan kepada Haikal, Polri akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak lembaga pemasyarakatan.
[irp][irp]
Menurut catatan dari pihak kepolisian, Haikal yang bernama asli Sultan Haikal M. Aziansyah atau Emre atau Sultan Ekel. Dia telah ditangkap di kawasan perumahan Pesona Gintung Residen Blok F Nomor 29, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada hari Kamis, 30 Maret 2017. Dia yang sudah diduga menjadi pembobol website Tiket.com bersama dengan tiga temannya yang telah dikenalnya melalui Facebook.

Polisi kemudian menyita beberapa barang bukti dari hasil penangkapan Haikal dan juga 3 temannya, seperti 4 buah handphone dengan  merk Iphone, 3 handphone dengan merk Samsung, 3 buah kartu ATM, 2 buah kartu SIM, 2 buah laptop, buku tabungan yang dikeluarkan dari bank BCA dengan saldo Rp 212 juta, dan juga router wi-fi. Terdapat juga sebuah kartu mahasiswa, sepeda motor, dan satu unit rumah di wilayah Kalimantan Timur, dan uang sebesar Rp 212 juta dari dalam tabungan itu.

“Tersangka Haikal samapi saat ini masih dilakukan pendalaman lantaran membutuhkan beberapa keterangan dari pihak bank terkait hasil mutasi dari rekeningnya sehingga kami masih enunggu hasil audit dari pihak bank,” kata Martinus.
[irp][irp]
Haikal dan juga tiga tersangka yang lainnya sudah diduga dan telah memenuhi unsur dalam pasal 46 ayat 1, 2, dan 3 juncto pasal 30 ayat 1, 2, dan juga 3, dan atau pasal 51 ayat 1 dan 2 juncto pasal 35 dan atau pasal 36 Undang-Undang soal Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau bisa juga Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 soal Undang-Undang Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Tinggalkan Balasan