Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Hari Ini Rabu 28 Februari 2018

oleh
Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Hari Ini Rabu 28 Februari 2018
Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Hari Ini Rabu 28 Februari 2018

Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Hari Ini Rabu 28 Februari 2018

Indostarmedia | Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Hari Ini Rabu 28 Februari 2018 Episode kali ini di mulai dengan Afifah yang sedang berpikir kalau dirinya harus bertanggung jawab soal keputusannya yang tidak mau menerima uang pemberian dari Aris.

Afifah kemudian memutuskan buat mencari pekerjaan, ia pun kemudian mencari jalan keluar bagaimana caranya membuat cv untuk melamar kerja. Ketika itu Riris yang datang ke rumah Afifah dan kemudian melihat Afifah yang sedang membuat cv buat melamar pekerjaan.

Riris lalu memarahi Afifah lantaran sudah menolak pemberian uang dari Aris, apalagi sekarang ia juga pernah melihat sebuah cek dari Aris yang sudah dirobek. Afifah lalu menjelaskan kepada Riris apabila ia sudah capek dengan semuanya ini, lelah jika terus menangis. Sedangkan ia juga harus segera bangkit. Riris lantas tertegun nampak bingung.

Riko nampak sedang mengantar Yuni untuk pergi ke kantor dan dengan sangat perhatian ia membantu merapikan penampilan Yuni. Yuni kemudian tersenyum dan serba salah. Riko lalu memberi sebuah undangan pesta tunangan mereka. Yuni lalu tertegun dan merasa sangat terkejut dan semakin serba salah. Yuni nampak ragu menerimanya, tapi dia kemudian teringat ketika Aris mengatakan kalau ia tak akan segera menceraikan Afifah apabila Yuni membatalkan pertunangan.

BACA JUGA

Sinopsis Pardes ANTV Episode 40 Hari Ini Jumat 2 Maret 2018

Sinopsis Pardes ANTV Episode 39 Hari Ini Kamis 1 Maret 2018

Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Hari Ini Rabu 28 Februari 2018 Yuni kemudian menatap Rico dan langsung berkaca-kaca dan mengatakan kalau rencana pertunangan mereka tidak bisa dilanjutkan. Mendengar semua itu Riko sangat terkejut. Ketika itu saat yang sama Aris sedang lewat dan tidak sengaja ia mendengar semuanya. Yuni lalu melepas cincin dan langsung mengembalikannya kepada Riko. Riko terlihat sangat kecewa namun ia bisa mengerti dengan perasaan Yuni. Aris yang melihat peristiwa itu juga nampak merasa sangat serba salah. Hingga pada akhirnya Riko langsung pergi dari sana dan meninggalkan Yuni yang terlihat masih sangat sungkan. Aris lalu berusaha mendekati Yuni, akan tapi Yuni jelas langsung menghindar darinya.

Aris dan Yuni sedang berpapasan ketika di kantor, namun Yuni lagi-lagi berusaha menghindar dengan cara masuk kedalam lift dan langsung menutupnya. Aris yang sempat mengejar sampai ia juga berada di depan lift yang sama dan langsung masuk. Cuma ada mereka berdua saja di dalam lift, Yuni langsung panik dan kemudian bertanya pada Aris apa sebenarnya yang diinginkan. Aris lalu mengatakan kalau ia cuma ingin berbicara dengan Yuni. Ketika itu Aris langsung mengucapkan terima kasih kepada Yuni karena sudah membatalkan pertunangannya dengan Riko. Aris kemudian merasa apabila ia memiliki kesempatan lagi kepada Yuni, dia juga merasa sangat yakin kalau Yuni sebenarnya masih mencintainya. Tapi, Yuni langsung menegaskan kalau alasannya sudah membatalkan pertunangan bukan lantaran Aris, apalagi dia juga telah mengatakan tidak akan kembali lagi kepada Aris. Yuni lalu meminta kepada Aris untuk menepati janjinya supaya tidak meninggalkan Afifah. kemudian Pintu lift terbuka, Yuni langsung keluar dan juga langsung meninggalkan Aris.

Rangga yang berada di areal parkiran kantor Desi. Saat ia berada di depan mobil milik Desi, Rangga kemudian teringat ketika ia yang melihat Desi dan juga Afifah merasa sangat sedih lantaran harus ribut. Rangga langsung berpikir kalau ia harus segera kembali untuk bisa memperbaiki pertemanan diantara Desi dengan Afifah. Ketika itu Rangga telah menggantungkan sebuah kotak kado mini di kaca mobil Desi dan langsung pergi dari sana. Tidak disangka, Rangga langsung berpapasan dengan Afifah yang tengah mengantar Yuni di depan kantor. Afifah kemudian merasa sangat serba salah mencoba untuk menghindar, Namun Rangga langsung memanggilnya dan kemudian mengatakan kalau sebentar lagi dia akan kembali berteman baik dengan Desi.