Sinopsis Nakusha ANTV Episode 59 Hari Ini Rabu 6 September 2017 Part 1: Kalau berusaha untuk mempengaruhi Seema dimana tempat Dutta

oleh
Sinopsis Nakusha ANTV Episode 59 Hari Ini Rabu 6 September 2017 Part 1
Images Copyright dailymotion ©ColorTV

Sinopsis Nakusha ANTV Episode 59 Hari Ini Rabu 6 September 2017 Part 1: Kalau berusaha untuk mempengaruhi Seema dimana tempat Dutta

Indostarmedia.comSinopsis Nakusha ANTV Episode 59 Hari Ini Rabu 6 September 2017 Part 1 Cerita Dimulai Dari Rangoo sedang melakukan transaksi dgn Mahadev dan memberi harga rendah. Dutta mendengarnya dan menyarankan agar menjualnya di tempat lain.

Rangoo marah pada Mahadev dan mengancamnya kalau suatu saat dia akan menyesal. Seema berada dalam kamar Dutta, dia terlihat merenung. Penjaga masuk dan membawa makanan. Pengawal berbicara dan Seema mendengarnya. Kala memainkan botol minuman, Sud dtg dan menghentikannya. Sud berusaha mempengaruhi Kala. Suds berbicara dengan Kala. Suds duduk memberitahu Kala kalau dia sudah mendapatkan sesuatu yang akan membuatnya Merencanakan sesuatu yang besar.

Kala Mengatakan: “Apa yang sudah kamu bawa?”.
Sud Mengatakan: “Apa yang akan aku dapatkan?”.

Sinopsis Nakusha ANTV Episode 59 Hari Ini Rabu 6 September 2017 Part 1
Images Copyright dailymotion ©ColorTV

Kala Mengatakan: “Apa pun milik Dutta ialah milikku dan apa pun milikku ialah milikmu, sesudah semua yang terjadi, kamu ialah sekutu terdekatku.”.
Suds Mengatakan: “Aku tahu aku ialah tangan kananmu, tapi kiri benar baik-baik saja. Tapi aku menginginkan sesuatu yang lebih. Maksudku aku tahu kamu tidak akan memberiku kekuatan, mungkin uang”.

Kala Mengatakan: “Kau akan bosan menghitungnya, aku akan memberimu banyak uang.”.
Suds tampaknya puas mendengarnya, Sud memperlihatkan foto. Kala menjadi sangat senang melihat ini. .
.
Sinopsis Nakusha ANTV Episode 59 Hari Ini Rabu 6 September 2017 Part 1 Nakusha melihat Dutta berlatih dan datang dan bertanya kepadanya.
Nakusha Mengatakan: “Kepada siapa tuan yang bersiap untuk bertarung?”.
Dutta Mengatakan: “Apa kau tidak tahu?”.
Nakusha Mengatakan: “Aku tahu itu sebabnya aku bertanya”.

Dutta Mengatakan: “Jika itu ialah orang lain,mungkin aku akan memaafkannya,tapi kali ini aku melawan saudaraku, dan pada saat itu juga hati dan tanganku harus goyang. Saudari yang bisa bersekongkol untuk membunuh saudaranya tidak bisa dimaafkan”.

Tinggalkan Balasan