Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018

oleh
Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018
Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018

Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018

Indostarmedia | Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018 Episode dimulai dengan Elis mendengar semua itu dan merasa sakit hati. Elis mengingat setiap perkataan mereka. Elis tidak dapat menerima kenyataan itu. Elis mengambil pisau dan melukai nadinya.

Dharma dan kartikea menyadari tentang kehadiran Elis. Mereka pun segera mengejarnya. Mereka terkejut melihat Elis sudah berlumuran darah. Kartikea dan Dharma segera memanggil tabib.

Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018
Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018

Helena melihat keadaan Elis dan sangat khawatir. Helena bertanya apa yang telah meracuni pikirannya. Elis menangis dan tidak sanggup untuk mengingat yang di katakan oleh kartikea. Elis berlari dan mengambil pisau buah untuk kembali melakukan bunuh diri.

Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Minggu 11 Maret 2018 Namun Helena menghentikan Elis dan meminta Elis untuk mengatakan apa yang terjadi sebenarnya padanya. Elis bercerita tentang kartikea dan Dharma. Elis berkata jika Dharma akan merebut kartikea dan posisinya. Helena pun meyakinkan Elis jika itu tidak akan terjadi. Kartikea hanya akan menikahinya.

BACA JUGA:
Sinopsis Pardes ANTV Episode 47 Hari Ini Jumat 9 Maret 2018
Sinopsis Pardes ANTV Episode 46 Hari Ini Kamis 8 Maret 2018
Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari Ini Sabtu 10 Maret 2018
Sinopsis Chandra Nandini ANTV Hari ini Jumat 9 Maret 2018

Bhindusara melihat Dharma menangis dan merasa aneh. Karena Dharma adalah wanita yang tangguh. Tidak akan menangisi hal sepeleh . Bhindusara lalu mendengar tentang Elis yang mencoba bunuh diri karena kartikea mencintai Dharma. Bhindusara yang kesal segera pergi menemui Dharma. Bhindusara bertekad jika hanya dia alasan di balik setiap air mata Bhindusara.

Bhindusara mendatangi Dharma dan berkata padanya jika tidak ada yang bisa membuatnya menangis kecuali dirinya. Bhindusara mendorong Dharma dari teras dan membuat Dharma histeris ketakutan. Bhindusara menariknya kembali dan berkata jika dia sudah puas saat ini. Dan itu akan terjadi untuk seterusnya. Alasan dari air mata Dharma hanyalah Bhindusara.