Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017 Part 1: Jagdish menangis didepan Ratan Meminta Bantuannya untuk Menolong Mannu, Ratan Singh menolak membantu dan mengutuk Jagdish

oleh -69 views
Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017 Part 1: Jagdish menangis didepan Ratan Meminta Bantuannya untuk Menolong Mannu, Ratan Singh menolak membantu dan mengutuk Jagdish
Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017

Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017 Part 1: Jagdish menangis didepan Ratan Meminta Bantuannya untuk Menolong Mannu, Ratan Singh menolak membantu dan mengutuk Jagdish

Indostarmedia.comSinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017 Keluarga Shekhar menunggu keluarga mempelai Pria yang akan melamar Sanchi dan juga menunggu kedatangan Sanchi. Sanchi kemudian masuk tepat pada waktunya dan meminta maaf atas keterlambatannya. Ira kemudian meminta pada Sanchi untuk segera bersiap-siap. Sanchi kembali mengingatkan kakek bahwa mereka perlu berterus terang tentang kebenaran pada pengantin pria dan juga keluarganya.
[irp][irp]
Keluarga mempelai pria masuk dan perkenalan pun terjadi. Alok menyebut ketidakkhadiran Shiv dan juga Maahi atas pekerjaan masing-masing. Ketika Anandhi diperkenalkan, keluarga tersebut mengenalinya kalau dia dari LSM Bhaili dan memuji kontribusinya terhadap penyebab masuknya Sachi dengan baik. Sanchi napamk dibawa turun oleh Meenu. Ibu mempelai pria memanggil Sanchi untuk duduk di sampingnya dan mulai bertanya kepadanya tentang dirinya.

Sekolah Amol

Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017
Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017

Sinopsis Anandhi Episode 432 Hari Ini Senin 22 Mei 2017 Semua siswa sedang bersiap untuk ujian. Salah satu teman terlihat ingin meminjam penghapus pada Amol. Amol (Amol baru) meminjamkannya. Guru memberikan lembar soal pertanyaan kepada siswa dan meminta mereka untuk mulai menulis. Dia menemukan kertas jawaban dekat Amol. Dia bertanya pada anak-anak yang lain dan tidak ada yang mengaku.

Guru berkata Ada orang yang curang di sini, katakan punya siapa ini? Seorang siswa mengatakan kepadanya bahwa kertas jawaban itu mungkin milik Amol.

Guru menegur Amol