Sinemart Dituntut Rcti dan harus membayar 2 Triliun

oleh -29 views
Sinemart Dituntut Rcti dan harus membayar 2 Triliun
Sinemart Dituntut Rcti dan harus membayar 2 Triliun

Sinemart Dituntut Rcti dan harus membayar 2 Triliun

Indostarmedia.com-kepindahan rumah produksi papan atas SinemArt dari televisi  RCTI ke televisi SCTV kini kian memanas. apa sebabnya, rumah produksi yang telah dibangun oleh Leo Sutanto tersebut saat ini dituntut dari pihak stasiun televisi RCTI lantaran dianggap sudah melakukan sebuah pelanggaran dan dinilai Wanprestasi. Wanprestasi itu sendiri bisa diartikan dengan tidak dijalankannya prestasi lantaran kesalahan dari debitur, baik itu karena suatu dengan kesengajaan atau pun dengan kelalaian.

Pengadilan Negeri (PN) dari Jakarta Barat telah menyatakan jika PT Sinemart dan juga pendirinya, yakni Leo Sutanto, telah bersalah berhubungan dengan wanprestasi serta penjualan saham kepada PT Indonesia Entertaiment Group yang dahulu menggunakan bernama Elang Permata Cakrawala, sebuah anak usaha dari PT.SCMA yang mempunyai induk usahanya, yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau (EMTK).
[irp][irp]
Didalam sebuah amar putusan yang bernomor 9/PDT.G/2017/PN.JKT.BRT tanggal 16 Maret 2017, dan juga berkekuatan hukum tetap atau biasa disebut in kracht, PN Jakarta Barat telah memutuskan ada tiga poin putusan yang wajib dilaksanakan oleh pihak PT. Sinemart dan juga Leo Sutanto.

1. PN Jakarta Barat telah memutuskan kalau transaksi dari penjualan saham dari PT. Sinemart dan juga Leo Sutanto kepada PT. Indonesia Entertainment Group yang dahulu dikenal dengan nama Elang Permata Cakrawala telah batal.

2. PN Jakbar juga menjatuhkan hukuman kepada PT. Sinemaart dan juga pemilik Leo Sutanto supaya membayar uang ganti rugi senilai Rp 2,64 triliun kepada pihak RCTI.
[irp][irp]
3. PN Jakarta Barat kemudian juga memberi hukuman kepada PT. Sinemart dan juga Leo Sutanto supaya meminta maaf kepada pihak PT RCTI di halaman satu untuk sembilan media nasional terkemuka.

Tuntutan proses hukum yang ditujukan kepada rumah produksi yang telah mensukseskan sinetron Anak Jalanan dan juga Tukang Bubur Naik Haji itu sendiri ternyata tidak diketahui dari pihak Humas PT. SinemArt.

“Kita justru ngga tahu ada soal ginian. Tidak ada yang mengetahui Mas (termasuk juga Pak Leo Sutanto),” kata Abdul Azis sebagai humas dari SinemArt.

[irp][irp]

 

Tinggalkan Balasan