Netizen Menagih Janji Ruhut Sitompul Untuk Potong Kuping, ruhut Berkilah Tidak Pernah Janji

Netizen Menagih Janji Ruhut Sitompul Untuk Potong Kuping, Ruhut Berkilah Tidak Pernah Janji akan memotong kupingnya kalau Ahok kalah.

0
422
Netizen Menagih Janji Ruhut Sitompul Untuk Potong Kuping, ruhut Berkilah Tidak Pernah Janji
Netizen Menagih Janji Ruhut Sitompul Untuk Potong Kuping, ruhut Berkilah Tidak Pernah Janji

Netizen Menagih Janji Ruhut Sitompul Untuk Potong Kuping, ruhut Berkilah Tidak Pernah Janji

Indostarmedia.com-Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot Ruhut Sitompul akhirnya buka suara untuk menanggapi netizen yang telah ramai menagih janjinya untuk segera memotong kuping pasca-kekalahan pasangan Ahok-DJarot di Pilkada DKI putaran kedua.

Ruhut yang berkilah, bahwa tidak ada janji yang wajib ia tepati yang berkaitan hal tersebut.
“Kalau saja hari itu aku yang ngajak untuk bertaruh berani nggak untuk potong kuping, tapi kan pada waktu itu gak ada yang berani untuk taruhan, nggak ada yang berani nanggepin,” kata dia, saat dihubungi Wartawan, hari Jumat, 21 April 2017.

Ruhut juga menuturkan ketika dia melontarkan kalimat akan potong kuping buat mengajak orang bertaruh dari pendukung untuk tim lawan, tapi tidak ada satu pun orang yang menyambut tantangannya tersebut.

“Jadi jika sekarang saya ditagih cuma bisa tertawa aja, termehek-mehek.”
Sehingga menurut Ruhut janji akan potong kuping tersebut tidak berlaku. Ruhut juga berkomentar kalau kemenangan yang telah diraih oleh pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno lantaran disebabkan oleh teror salah satu agama.

“Kalau tidak ada teror agama tidak mungkin pasangan itu bisa menang, kawan-kawan dari etnis Tionghoa menjadi takut dan lebih memilih untuk golput, tidak berani untuk milih,” ucapnya.

Ruhut juga menambahkan hingga saat ini baginya Ahok dan juga Djarot tetap sebagai pemenang didalam pertarungan yang sebenarnya.

“Mereka tidak kalah, ini cuma menghindari seperti daripada ada rusuh-rusuh kasih aja ke pihak mereka, bisa nggak mereka memimpin seperti Ahok,” ucapnya.

Dia juga mengatakan bahwa saat ini yang sangat perlu ditagih justru adalah janji Anies-Sandi yang berhubungan dengan beberapa program-program yang sudah digulirkan pada saat kampanye, seperti uang muka (DP) rumah dengan nol persen, menolak reklamasi, penutupan tempat hiburan Alexis, sampai dana Rp 3 miliar bagi setiap rukun warga (RW).

“Kita harus tagih semua dari janjinya, itu kan intinya bohong semua, apa mereka bisa melakukan,” katanya.

Ruhut juga menilai kalau langkah dari Anies-Sandi didalam mewujudkan semua program-programnya juga tidak akan gampang, terlebih lagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang masih didominasi dari partai para pendukung koalisi untuk Ahok-Djarot.

“Kalau mereka mau anggaran kan harus terlebih dahulu disetujui oleh DPRD, pendukung dia hanya dua,” ungkapnya.

Walaupun demikian, Ruhut yang berujar dia sudah mengucapkan selamat untuk Anies-Sandi, lewat akun Twitter pribadinya, pada tanggal 19 April yang lalu, sesaat sesudah hasil penghitungan cepat mulai dipublikasikan.
“Malam hari itu juga sudah ngucapin, aku cuma tertawa aja dan kita saksikan ini, kita harus mengatakan selamat sudah menang, tapi harus laksanakan semua tugasmu,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Human Verification: In order to verify that you are a human and not a spam bot, please enter the answer into the following box below based on the instructions contained in the graphic.