Guardiola Yakin Barca Comeback, Tolak Kembali ke Barca

oleh -19 views
Pep Guardiola
Pep Guardiola

Indostarmedia.com – Pep Guardiola mengatakan mantan klubnya Barcelona tetap tim terbaik di dunia dan berpikir jika ada yang bisa pulih dari defisit empat gol melawan Paris Saint-Germain, dan itu adalah mereka.

Barca berada dalam krisis setelah kalah di leg pertama babak 16 besar Liga Champions dengan skor 4-0 dari PSG di Paris.

Yang semakin menekan spekulasi atas masa depan pelatih kepala Luis Enrique, dimana kontraknya akan habis musim ini.

Tapi Guardiola memperingatkan kritikus untuk tidak terlalu keras pada Barca jika mereka ingin menghindari “memakan kaa-kata mereka sendiri” setelah leg kedua di Camp Nou bulan depan.

“Bagi saya Barcelona masih tim terbaik di dunia,” kata Guardiola pada wartawan. “Ada 90 menit tersisa di leg kedua dan apa pun bisa terjadi. Jika tim bisa mengatasi hasil ini, defisit 4-0, maka tim itu adalah Barcelona.

“Adalah normal setelah pertandingan berbagai komentar dilontarkan. Tapi dalam 10 tahun, Barcelona telah mendominasi dunia sepakbola. Saran saya kepada semua orang tidak mengkritik Barcelona terlalu banyak karena mereka telah membuktikan semua orang salah sebelum hasilnya.

“Tentu saja itu adalah kejutan, tapi pada sepakbola apa pun bisa terjadi hari ini jika Anda memiliki hari yang buruk dan lawan bermain dengan baik. Ini telah terjadi pada saya juga. Ada banyak kompetisi dan oposisi yang benar-benar kuat.”

Kemudian juga Guardiola juga memberikan dukungan untuk Arsene Wenger, yang telah menghadapi kecaman setelah timnya dikalahkan 5-1 dari Bayern Munich pada babak yang sama dari kompetisi.

“Satu atau dua kekalahan dan orang-orang lupa apa yang telah dicapai selama bertahun-tahun,” kata Guardiola. “Semua dukungan saya untuk Wenger.”

Selain membahas tentang dua pelatih tersebut, Pep Guardiola juga menegaskan dia tidak akan pernah kembali ke Barcelona untuk melatih.

“Saya tidak akan pernah kembali ke Barcelona untuk menjadi pelatih di sana. Periode saya sudah hilang,” kata Guardiola.

“Saya ingin terus berkembang sebagai pelatih sepak bola dan ingin mencapai tingkat lain. Di Spanyol segalanya berbeda, di Inggris ini terasa sangat sulit dan bisa memicu adrenalin Anda.”

Tinggalkan Balasan